20 April 2018

MANFAAT SOSMED UNTUK BISNIS ONLINE


Saat ini bisnis online tidak bisa lepas dari sosmed, karena sangat bermanfaat untuk mempromosikan produk secara gratis. Disamping itu sosmed juga bisa kita gunakan untuk berkomunikasi dan membangun hubungan dengan konsumen.

Semakin dekat hubungan dengan konsumen semakin percaya mereka kepada kita. Apalagi hubungan itu sudah sampai ke taraf persahabatan. Orang lebih percaya membeli sesuatu kepada sahabatnya. Bahkan Iklan yang paling efektif adalah dari sahabat. Oleh karena itu berikut ini akan dipaparkan apa saja manfaat sosmed dalam bisnis online.

Pertama, memperluas jaringan
Indonesia adalah salah satu negara pengguna sosmed terbanyak di dunia. Oleh karena itu sosmed sangat tepat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan pasar. Dalam konsep bisnis, di mana orang banyak berkumpul di sana ada potensi pasar. Bahkan keramaian di mesjid setiap hari jumat pun mendatangkan keuntungan bagi para pedagang.

Kedua, untuk memperkenalkan brand
Agar mudah diingat, brand harus setiap saat ditanamkan ke benak konsumen. Salah satu cara yang efektif saat ini adalah dengan sosmed. Karena hampir setiap saat orang melihat sosmed, kapan dan dimanapun. Karena sering dilihat, maka ketika akan berbelanja, konsumen akan ingat dengan brand kita. Karena sebagus apapun produk kalau brandnya tidak dikenal maka orang tidak akan membelinya. Salah satu kelebihan beriklan di sosmed adalah bisa menarget konsumen tertentu yang cocok dengan segmen pasar kita.

Ketiga, meningkatkan traffic dan peringkat search engine
Bagi pelaku bisnis online peringkat di search engine google sangatlah penting. Karena ketika orang mencari produk tertentu, situs kita bisa tampil di halaman pertama. Sehingga peluang orang berbelanja di toko online kita lebih besar. Nah salah satu cara untuk meningkatkan peringkat di google adalah aktif di sosmed.

Keempat, mencari pelanggan baru
Disamping untuk mempertahankan konsumen, sosmed juga tepat untuk mendapatkan konsumen baru. Dengan konsumen lama kita bisa terus membangun hubungan, sementara konsumen barupun bisa kita rangkul. Karena sosmed bisa kita gunakan untuk mengarahkan follower melihat toko online kita. Salah satunya dengan cara memberikan link situs toko online anda di sosmed.

Kelima, meningkatkan kepuasan pelanggan
Sebagaimana kita ketahui sosmed adalah sarana untuk berinteraksi dan berkomentar. Konsumen akan mudah memberikan masukan dan kritik kepada produk anda. Kalau konsumen puas mereka tidak segan untuk memuji. Tapi bila kecewa merekapun akan lontarkan kritik yang pedas.  Ini tentu menjadi masukan berharga bagi anda untuk perbaikan produk dan pelayanan.
(Sumber : www.herosoftmedia.co.id)

MENANGANI PELANGGAN YANG SULIT


Ungkapan “Pelanggan adalah raja” terkadang ada benarnya juga. Pelangganlah yang menentukan apakah sebuah perusahaan akan bertahan atau tidak. Apakah perusahaan akan maju atau bankrut. Makanya orang akan menggunakan segala cara untuk mempertahankan pelanggan.

Namun ada pelanggan yang mengungkapkan kekecewaannya dengan cara yang tidak baik bahkan menjelek-jelekan produk. Sebaliknya juga ada konsumen yang memuji setinggi langit karena mendapatkan kepuasan setelah membeli produk kita. Tentu ini akan menjadi masukan berharga bagi kita. Tapi kalau sifatnya kritik harus ada strategi khusus untuk menanggapinya. Kalau salah, bisa jadi bumerang bagi kita.

Berikut ini akan dipaparkan tips-tips dari seorang pakar penjualan, Kurt Newman dalam menanggapi pelanggan yang sulit.

Pertama, jangan menanggapi dengan emosional
Tonjolkan akal jernih bukan emosi. Dengan akal jernih kita bisa menangkap permasalahan sesungguhnya, sehingga kita bisa  memberi jawaban dan solusi yang tepat. Kalau sudah emosi kita sulit melihat persoalan sesungguhnya. Akhirnya permasalahan justru semakin meruncing.

Dalam menghadapi pelanggan yang sulit terkadang kita kehilangan kesabaran. Tapi ini bukan pembenaran untuk menumpahkan kemarahan. Kalau pelanggan mengritik dengan kata-kata kasar jangan pernah membalas dengan kasar pula. Setiap kritikan tajam harus dibalas dengan yang lebih baik walaupun itu butuh perjuangan. Setiap tanggapan yang emosional justru akan semakin memperuncing permasalahan.

Kalau ada kritikan pelanggan terhadap produk jangan dianggap sebagai serangan ke pribadi kita. Yang mereka kritik hanya produk yang kita jual. Kritikan mereka hanya dalam kontek bisnis. Jadi tidak perlu membalas kritikan pelanggan. Justru kita harus berterimakasih atas kritikannya. Karena sepedas apapun kritikan tidak ternilai harganya.

Kedua. Pujilah pelanggan
Teori ini memang mudah diucapkan tapi tidak semudah melaksanakannya. Namun kalau kita lakukan pelanggan akan merasa dihargai. Untuk itu ucapkan terimakasih atas masukan dan kritikannya. Karena bisa jadi dia akan memberikan masukan lainnya bila kita mau mendengar. Tidak ada yang untung dari semua ini kecuali diri kita sendiri. Ketahuilah pujian dan penghargaan akan menurunkan emosi konsumen sehingga bisa meredakan ketegangan.

Ketiga. Dengarkan kritikan dengan sungguh-sungguh
Terkadang kita merasa berat mendengar kritik pelanggan. Tapi perasaan ini harus kita lawan. Justru kita harus memasang telinga dan mencatatnya, supaya pelanggan merasa dihargai dan didengar masukannya. Jangan mendengar sambil membuang muka karena akan membuat konsumen tersinggung dan semakin emosi.

Biasanya kalau pelanggan kita beri kesempatan menumpahkan unek-uneknya maka dengan sendirinya ketegangan akan berkurang dan mereda. Apabila kita membantah dan menjawabnya justru akan membuat suasana semakin panas.

Keempat, Empati kepada pelanggan
Pelangan akan merasa diharga bila kita berempati dengan keluhannya. Oleh karena itu tunjukan empati dengan serius mendengarkan. Tanyakan apa permasalahan sebenarnya. Terkadang orang yang emosi sulit berbicara secara runtun dan jelas, sehingga kita sulit menangkap maksudnya. Tataplah matanya untuk menunjukkan perhatian. Jangan membuang muka karena menunjukkan kita tidak suka atau bosan.

Kelima, berikan solusi dan minta masukannya
Kalau anda bisa menjawab kritikan konsumen maka sampaikan apa adanya tanpa membela diri. Mintalah masukan dari konsumen kalau-kalau dia memiliki solusinya, agar permasalahannya tidak terulang kembali.

Kalau kita tidak berkompeten menjawabnya, arahkan konsumen kepada orang yang lebih berwenang dan menguasai permasalahannya. Biasnya atasan kita akan lebih bijak menghadapi kritikan dan masukan konsumen.

Bahkan kalau perlu kita mengganti dengan produk yang baru yang lebih baik. Ini tentu akan memberikan image positif bagi pelanggan.

Kenam. Tidak lanjuti
Kalau kita belum bisa menjawab maka mintalah waktu untuk mencari solusinya. Janjikan kapan anda bisa memberikan jawaban dan solusinya. Tindaklanjuti persoalan dan jangan didiamkan karena akan membuat konsumen kecewa.
(Sumber : www.ayopreneur.com)

KESALAHAN PEBISNIS PEMULA DI MEDSOS


Berbisnis di medsos(media sosial) seperti facebook, instagram, twitter dan lain-lain membutuhkan pengetahuan dan strategi khusus. Namun kenyataannya banyak yang langsung berbisnis di medsos walaupun belum paham aturannya.

Tidak jarang ada yang akunnya tiba-tiba diblokir oleh facebook, misalnya. Alasannya karena mereka menggunakan akun personal untuk berbisnis. Hal ini jelas melanggar ketentuan dari facebook itu sendiri. Disamping itu masih banyak kesalahan-kesalahan lainnya yang biasa dilakukan oleh pebisnis online di sosmed, antara lain:

Pertama, berbisnis karena ikut-ikutan
Ketika berselancar di medsos kita sering melihat akun-akun yang berjualan produk tertentu. Karena tergiur keuntungan yang didapat kita pun ikut-ikutan menawarkan produk. Namun hasilnya jauh dari harapan, tidak ada satupun yang tertarik membeli produk kita.

Hal ini disebabkan karena kita belum tahu ketentuan dan cara-caranya. Strategi yang dilakukan orang lain tidak otomatis akan berhasil bila kita terapkan pada produk kita. Karena setiap produk memiliki karakter dan cara pemasaran tertentu.

Kedua, membeli follower
Di bisnis online biasanya kita dianjurkan untuk memiliki follower sebanyak-banyaknya agar orang percaya. Namun cara yang dilakukan tidak alami tapi dengan cara instan (membeli follower). Padahal tidak ada jaminan bila kita membeli follower. Karena tidak jelas siapa follower-nya apakah cocok dengan konsumen sasaran kita atau tidak.

Misalnya kita menjual kerudung dan busana muslimah. Kemudian karena ingin banyak follower kita beli dari orang yang menjual jasa follower. Ternyata hampir semua follower yang dijual berjenis kelamin laki-laki. Jelas tidak cocok dengan konsumen sasaran kita. Inilah kelemahannya kalau memperbanyak folower dengan cara membeli bukannya dengan cara yang wajar.

Bahkan ada yang menjual follower, ternyata akunnya tidak aktif. Ini pasti akan ketahuan oleh orang lain. Misalnya followernya sudah 20.000 tapi dari postingannya yang like cuma 5 orang. Tidak ada komentar dan tidak ada interaksi dengan follower. Maka orang akan tahu kalau followernya  tidak aktif. Jadi jangan ada niat untuk mengelabui konsumen dengan cara yang tidak benar karena konsumen sudah semakin cerdas.

Ketiga, tidak mau mem-follow akun lain
Sebagian kita ingin di follow oleh orang tapi kita sendiri tidak mau mem-follow orang lain. Justru kitalah terlebih dahulu yang mem-follow orang baru orang pun akan melakukan hal yang sama. Apalagi bagi kita yang masih pemula. Akun kita belum dikenal lalu bagaimana orang akan mem-follow akun kita? Jangan samakan dengan brand-brand yang sudah terkenal. Dia banyak follower karena memang sudah dikenal sebelumnya.

Untuk itu setiap ada yang follow akun kita maka follow back akunnya. Berinteraksilah dengan mereka. Berikan like dan komentar pada postingannya. Bangun hubungan pertemanan dengan mereka. Karena orang akan senang membeli sesuatu kepada orang yang dianggap temannya, bukan kepada orang asing yang tidak dikenal walapun dia follower kita.

Keempat, membuat konten asal-asalan
Sebagian orang membuat status yang asal-asalan dan tidak terencana. Makanya tidak jarang kita melihat status orang yang isinya keluhan saja. Mengeluh karena hujan, karena panas, karena banjir dan berbagai keluhan lainnya. Maka konsumen tidak akan tertarik berbelanja kepada orang yang suka mengeluh. 
Atau orang yang suka komentar negatif di postingan orang lain. Jadi jangan memposting status yang tidak produktif. Justru kalau kita ingin menarik perhatian konsumen, buatlah status dan postingan yang kreatif dan menarik.

Apalagi saat memposting foto produk tidak menggunakan foto asli tapi mengambil dari google. Terkadang fotonya kurang bagus atau tidak sesuai dengan aslinya. Atau fotonya diedit agar terlihat lebih bagus dari aslinya. Ini jelas menipu konsumen. Ditambah lagi keterangan produknya tidak lengkap dan tidak jelas.

Kesalahan lain adalah postingan yang monoton, penuh dengan foto produk dan keterangan yang terlalu panjang. Kalaupun produknya sama maka buatlah keterangan (caption) berbeda agar tidak membosankan. Itulah bedanya bila kita menggunakan sosmed untuk bisnis. Kalau akun pribadi boleh bebas tapi kalau untuk bisnis harus ada aturannya.

Lima, kurang responsif
Untuk diketahui, akun sosmed kita tidak akan bisa populer dalam waktu singkat walaupun dengan cara-cara instan. Tetap kita butuh waktu dan strategi untuk dikenal. Salah satunya adalah dengan cepat merespon postingan, komentar, dan DM orang lain. Jangan sampai terlambat atau kelamaan karena orang senang dengan respon yang cepat. Kalau kita lambat merespon maka orang akan beralih ke penjual lain yang lebih cepat pelayanan dan responnya.

6. Tidak menganalisis audiens
Kita harus memahami bagaimana perilaku konsumen dalam bermedsos. Tujuannya agar kita bisa mengenal domisilinya dan bagaimana perilakunya dalam menanggapi postingan kita. Postingan seperti apa yang disukai, jam berapa saja mereka berkunjung, dan dari daerah mana yang banyak merespon.

Hal ini bisa kita jadikan acuan untuk membuat postingan berikutnya. Kita bisa langsung membidik konsumen di daerah tertentu. Semua itu dapat kita lihat di fitur insights, khusus untuk akun bisnis bukan akun pribadi.

Bahkan di instagram kitapun bisa mengetahui di mana lokasi follower, usia dan jenis kelaminya. Bahkan berapa lama dia melihat-lihat instagram kita. Namun karena banyak yang belum tahu, fitur ini jarang digunakan.

Demikianlah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh penggiat bisnis online di medsos. Mudah-mudahan kita bisa mengantisipasi sebelum terjun ke bisnisnya.
sumber : www.entrepreneurcamp.id

KELEBIHAN BISNIS ONLINE DENGAN SOSMED


Sebenarnya masing-masing aplikasi bisnis online memiliki kelebihan dan kekurangan. Di samping itu juga bergantung pada kecocokan setiap orang. Ada yang suka dengan sosmed (facebook, instagram, twitter.) Ada yang suka dengan market place (shopee, tokopedia, bukalapak). Ada juga yang suka dengan blog atau aplikasi chatting ( WA dan BBM).

Akhirnya kembalikan ke diri kita, aplikasi mana yang lebih cocok. Apakah dengan sosmed, aplikasi chatting atau dengan market place. Namun pada paparan berikut ini akan dibahas apa saja kelebihan bisnis online dengan medsos.

Pertama, sederhana
Aplikasi medsos mudah digunakan karena fiturnya sederhana. Wajar bila medsos banyak digunakan untuk berbisnis khususnya di Indonesia. Diawali dengan membuat akun secara gratis, setelah itu sudah bisa posting foto produk dan mulai berjualan. Aksesnya juga bisa lewat gadget yang hampir setiap orang memilikinya.  

Kedua, gratis
Jualan dengan medsos tidak membutuhkan biaya besar. Kecuali sekedar untuk beli kuota saja. Bahkan kita bisa download aplikasi medsos seperti facebook, instagram dan twitter secara gratis. Setelah itu bisa langsung digunakan.

Kecuali kalau kita sudah mulai memasang iklan yang berbayar seperti di facebook ads, baru dikenakan biaya yang terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan kita. Jadi benar- benar simple. Anda hanya butuh smartphone dan koneksi internet.

Namun disamping beberapa kelebihan juga ada kekuranganya, antara lain:

Pertama, rendahnya kepercayaan konsumen.
Tingkat kepercayaan konsumen cukup rendah ketika berbelanja di sosmed. Hal ini disebabkan karena konsumen tidak bertatap muka langsung dengan kita sebagai penjual. Wujud barangnya pun hanya bisa lihat di foto. Apalagi follower di akun sosmed kita sedikit dan tidak punya website yang profesional. Wajar konsumen ragu karena takut tertipu. Seperti pesanan tidak dikirim, barang tidak sesuai dengan yang di foto dan banyak kekhawatiran lainnya.

Untuk itu dibutuhkan berbagai strategi untuk meyakinkan konsumen agar mau membeli produk kita. Harus ada garansi yang membuat konsumen percaya. Misalnya dengan mencantumkan alamat lengkap, foto, no telepon dan apapun yang membuat orang percaya.

Kedua, manual
Terkadang masih ada konsumen yang bertanya dan memesan langsung di DM (Dirrect Massage) atau kolom komentar sosmed kita. Padahal sudah dicantumkan no WA untuk pemesanan. Akibatnya kalau tidak jeli bisa-bisa pesanannya sudah tidak terlihat lagi.

Kalau ini terjadi terpaksa kita harus melihat-lihat lagi secara manual di kolom komentar atau DM untuk mengetahui pesanan konsumen. Untuk itu kita harus memastikan kepada konsumen agar memesan barang lewat aplikasi chatting seperti WA. Hal ini tentu akan mempermudah anda mengetahui pesanan konsumen.
www.entrepreneurcamp.id

CARA MENGGUNAKAN MEDSOS UNTUK BISNIS ONLINE


Medsos (Media Sosial) seperti facebook, instagram dan twitter memang sudah akrab dengan kehidupan kita. Namun selama ini penggunaannya sebatas untuk berinteraksi dan posting foto aktivitas keseharian kita. Sedangkan untuk berbisnis diperlukan cara-cara khusus dalam menggunakan sosmed. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah  menggunakan medsos untuk bisnis online.

Pertama, buat perencanaan.
Sebelum menjual sesuatu lewat medsos, butlah perencanaan pemasaran terlebih dahulu. Tanpa rencana pemasaran anda akan kehilangan arah dan fokus. Akibatnya tingkat pencapaian bisnis sulit bisa diukur.

Ada beberapa hal yang perlu ditentukan. 1) Apa tujuan bisnis anda? 2) Apa target yang ingin dicapai? 3) Siapa target pasar anda? 4) Bagaimana kebiasaan mereka dalam menggunakan sosmed? 5) Apa pesan yang ingin anda sampaikan pada calon konsumen?

Selanjutnya, untuk tahap awal lakukanlah survei kecil-kecilan untuk mengetahui postingan seperti apa yang disukai oleh follower anda. Kalau sudah ketemu fokuslah dengan jenis postingan tersebut.

Disamping itu sosmed juga bisa digunakan untuk mengedukasi konsumen dengan artikel-artikel bermanfaat berkaitan dengan produk. Tujuannya agar konsumen semakin memiliki wawasan tentang produk sehingga mereka membeli bukan karena dorongan emosional semata tapi karena paham manfaat dan kelebihannya.

Di dalam artikel tersebut anda bisa melakukan soft selling(penawaran secara halus) dengan menyelipkan promosi. Konten-konten ini pada akhirnya akan meningkatkan loyalitas konsumen kepada produk anda.

Pada akhirnya dengan menggunakan sosmed anda harus mendapatkan traffic ke situs web anda, mendapatkan konversi(pembelian), orang sadar dan kenal dengan brand(merek) produk anda, serta bisa berinteraksi dengan konsumen dan calon konsumen.

Kedua, konten penentu.
Pastikan setiap postingan anda adalah konten yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh konsumen. Jangan hanya memposting foto produk secara berlebihan yang membuat orang tidak mau membaca konten kita. Lakukan variasi postingan antara text, gambar, video, atau info grafik yang berkaitan dengan produk.

Ketiga, konsisten dengan brand image
Promosi di sosmed bermanfaat untuk memperkenalkan brand agar mudah diingat, karena memiliki ciri khas yang ditampilkan secara konsisten. Jadi ketika meng-update status di sosmed pastikan brand image tampil konsisten sehingga orang langsung mengenali  brand anda.

Keempat, buat blog
Blog juga berfungsi sebagai sarana pemasaran yang efektif, khususnya untuk memposting konten yang besar kapasitasnya. Kalau ada konten yang ingin anda share di sosmed maka share link-nya saja. Tujuannya agar bisa mengarahkan folower ke situs web kita. Sehingga follower tidak hanya berselancar di sosmed anda.

Kelima, ukur keberhasilan dengan analytics.
Google sendiri menyediakan fasilitas bernama google analytics. Dengan fitur ini anda bisa mengukur keberhasilan bisnis di sosmed atau di blog anda. Seperti domisili pengunjung web, produk yang sering dilihat, produk yang sering ditanyakan dan dicari, dan lain-lain.
(referensi : www.smartbisnis.co.id)

19 April 2018

PENYEBAB BISNIS ONLINE GAGAL


Penyebab kegagalan dalam bisnis apapun hampir sama termasuk dalam bisnis online. Biasanya bukan disebabkan oleh hal teknis tapi justru oleh hal non teknis. Seperti tidak sabar, tidak kosisten dan tidak disiplin dalam menjalankan aturan yang sudah ditetapkan. Untuk itu perlu kita ketahui apa saja yang menyebabkan kegagalan seorang pebisnis online.

Pertama, terus belajar tanpa mempraktekkannya
Ilmu tentang bisnis online sangat berlimpah di buku-buku dan di internet. Namun karena melimpahnya ilmu, sulit untuk mempraktekkannya. Sehingga fokusnya hanya menambah ilmu bukan mempraktekan. Itu sama saja dengan keledai yang membawa puluhan buku di punggungnya. Buku itu  tidak akan berdampak apa-apa buat si Keledai.

Jadi ilmu apa yang sudah didapatkan hari ini langsung dipraktekkan jangan ditunda. Karena bisa bisa ilmu yang sudah didapatkan itu tertimbun oleh ilmu yang baru. Atau kita lupa kalau sudah mempelajarinya sehingga susah untuk diingat kembali.

Di tengah membanjirnya ilmu pengetahuan, kita dituntut fokus pada ilmu tertentu yang spesifik. Pilih yang sesuai dengan bidang pekerjaan kita. Tidak usah ingin segala tahu.  Sekarang yang dibutuhkan adalah orang yang memiliki spesialisasi keilmuan bukan yang segala tahu. Orang yang segala tahu pasti tahunya sedikit.

Kedua, jangan banyak berandai-andai
Kalau anda punya rencana dan target, segera laksanakan jangan hanya menghayalkan. “Coba kalau begini, Coba kalau begitu.” Stop berandai-andai tapi langsung dipraktekkan dan jalankan setiap rencana yang sudah ditetapkan. Mulailah dengan rencana-rencana kecil kemudian meningkat ke rencana besar.

Ketiga, tidak memanfaatkan waktu dengan efektif
Waktu bagaikan pedang, kalau tidak hati-hati memanfaatkannya bisa-bisa kita kena tebasannya. Apalagi waktu yang sudah berlalu tidak bisa diulang kembali. Disamping itu jangan sampai kehilangan konsentrasi dan fokus. Apalagi dalam bisnis online mudah sekali seseorang kehilangan konsentrasi. Sedang asyik posting foto produk malah terpengaruh dengan postingan teman yang lagi jalan-jalan atau makan-makan. Akhirnya kita malah melihat-lihat status teman.

Keempat, Tidak percaya diri
Terkadang kita minder melihat bisnis teman yang sudah maju. Sayangnya itu bukan membuat kita termotivasi tapi justru membuat kita minder. Akhirnya kita berhenti dan mundur. Oleh karena itu jangan pernah minder dengan kemajuan orang lain. Anda pasti bisa kalau mau belajar dan terus mencoba.

Kelima, menunggu sempurna
Sebagian kita menunggu jadi ahli dulu baru kemudian terjun ke bisnis online. Padahal tidak ada orang yang sempurna. Setiap orang memiliki kekurangan dan kelemahan. Bahkan orang yang sudah sukses sekalipun masih memiliki kekurang. Jadi jangan menunggu sempurna, jangan menunggu cukup ilmu, cukup modal, cukup pengalaman. Karena bisa-bisa anda tidak mulai-mulai. Lengkapilah ilmu sambil jalan.

Keenam, tidak fokus
Bisnis online itu banyak jenisnya maka fokuslah di bidang yang anda pilih. Jangan menggeluti semua jenis bisnis. Kalau anda berjualan produk maka fokus berjualan produk. Kalau jualan jasa maka fokus di jasa. Kalau jualan software fokus di sana. Tidak ada orang yang bisa menjalankan semua jenis bisnis di internet. Kecuali kita sudah jago dalam satu bidang dan sudah punya tim untuk menjalankan maka tidak ada salahnya mencoba bidang lain.
(referensi : www.kaskus.co.id)

PENTINGNYA MEMBANGUN SISTEM BISNIS ONLINE


Dalam menjalani bisnis online harus ada sistem bisnis karena kita tidak bisa bekerja sendiri. Apalagi yang masih sekolah, tentu ada waktu-waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas.

Agar usaha terus berjalan kita harus menyiapkan sistemnya agar bisa dikerjakan oleh tim. Kalau tidak punya sistem, bisnis otomatis berhenti karena hanya kita sendiri yang tahu alur bisnisnya.

Sebenarnya sistem bisnis online sama saja dengan sistim bisnis ofline. Perbedaannya, bisnis online tidak bertatapan muka langsung dengan konsumen dan lebih banyak bekerja di depan gadget atau laptop.

Untuk diketahui, dalam bisnis kita harus bekerja secara tim tidak bisa bekerja sendiri. Apalagi bagi anda yang masih sekolah dan berstatus pelajar, bisnis sifatnya sampingan. Jadi jangan sampai mengganggu pelajaran.

Alangkah baiknya anda mempunyai tim. Tidak harus orang lain tapi bisa orang tua, kakak atau adik. Namun, walaupun saudara sendiri, mereka tetap butuh sistem dan aturan kerja yang jelas.

Divisi bisnis online
Dalam bisnis online yang masih kecil ada beberapa divisi yang perlu disiapkan.

Pertama, divisi customer service(CS)
Divisi ini fokus melayani konsumen. Tugasnya antara lain:
1.  Costumer handling. Menjawab semua pertanyaan konsumen tentang produk, cara pembelian, cara pembayaran, diskon, pilihan warna atau komplain.
2.    Purchasing. Melayani pembelian. Tugasnya antara lain menerima order lewat chatting(WA, sms atau email), memastikan ketersediaan stok barang, mengonfirmasi pesanan dan membuat PO ke gudang.
3.   Menghandle komplain dari konsumen. Seperti: pesanan belum sampai atau terlambat, warnanya tidak sesuai, barangnya cacat atau rusak. Kemudian CS mengkonfirmasi ke divisi terkait dan menyampaikan solusinya kepada konsumen.

Kedua, divisi marketing, traffic dan research.
Yaitu divisi yang berkaitan dengan marketing dan riset. Tugasnya antara lain:
1.       Membuat materi promosi untuk postingan dan iklan. Termasuk merancang iklan berbayar(paid traffic).
2.       Meningkatkan traffic dari search engine dengan SEO(Search Engine Optimization).
3.       Membuat dan meng-update konten di sosmed seperti facebook, instagram, twitter, youtube dan blog.
4.       Membuat materi promo bulanan.
5.       Mengadakan riset pesaing, riset pasar, dan riset pelanggan untuk bahan pertimbangan mengambil keputusan.
6.       Membuat list building atau bank data SMS, BBM, Email.

Ketiga, divisi keuangan dan pembelian
Tugasnya adalah:
1.       Mengelola pemasukan dan pengeluaran.
2.       Pengadaaan stok barang. (pembelian stok dari distributor)
3.       Order approval(mencatat order dari CS) kemudian meneruskannya ke divisi pengiriman/gudang.
4.       Membuat laporan keuangan.

Keempat, divisi gudang dan pengiriman
Tugasnya adalah :
1.       Mengelola dan mengatur stok di gudang.
2.       Pengemasan (packing) pesanan.
3.       Pengiriman barang ke konsumen.

Kelima, divisi manajemen internal dan pengembangan
Tugasnya adalah:
1.       Membuat keputusan manajemen.
2.       Mengatur agar setiap divisi bisa bekerja dengan optimal.
3.       Membuat perencanaan bisnis ke depan.

Tapi bagaimana kalau saya masih pemula, apakah sistim dan divisi di atas dibutuhkan? Bagi pemula yang masih sendiri tentu tidak membutuhkan divisi di atas karena semua masih dikerjakan sendiri. Tapi kalau usaha anda sudah membesar dan order semakin banyak maka tidak ada pilihan lain anda harus membuat sistem dan tim bisnis.

Lalu kapan persisnya saya harus membuat divisi tersebut? Alangkah baiknya divisi dan tim itu dirancang dari awal namun penerapannya dilakukan secara bertahap. Untuk order 1-10/ hari mungkin masih bisa anda tangani sendiri dengan bantuan adik atau kakak. Untuk order 10-30/hari sudah saatnya anda membutuhkan satu orang CS. Sedangkan tugas lain bisa anda tangani sendiri. Untuk order 30-50/hari dibutuhkan 2 orang CS, 1 marketing dan 1 bagian pengiriman. Jumlah ini bisa disesuaikan dengan perkembangan usaha anda.
(Referensi : www. marketplays.id)