19 April 2018

CARA MEMBANGUN TIM BISNIS ONLINE

Salah satu pendorong kesuksesan bisnis online adalah adanya tim yang tangguh dan solid. Tanpa adanya tim, sulit bagi usaha apapun untuk maju dan berkembang. Tidak ada superman di dunia nyata yang bisa mengerjakan segala hal.

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membantu dan bekerja sama. Jadi kalau ada bisnis yang maju, itu bukan karena owner yang hebat tapi karena tim yang hebat. Lalu apa saja keuntungan memiliki tim bisnis? Berikut paparannya.

Pertama, bisnis lebih fokus dan tujuan lebih jelas.
Kalau sendirian terkadang kita bisa berubah pikiran karena pengaruh lingkungan, akhirnya kita melenceng dari rencana semula. Tapi kalau memiliki tim, kita akan fokus mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Kalau ada yang melenceng, akan ada yang mengingatkan.

Kedua, lebih mudah mendapatkan ide-ide dan solusi bisnis.
Solusi tidak hanya datang dari satu kepala kita yang sangat terbatas tapi juga dari kepala orang lain. Jangan pernah meremehkan tim kita walaupun dia hanya karyawan yang bantu-bantu. Bisa jadi solusi dan ide datang dari pemikirannya yang sederhana.

Suatu ketika ada seorang pengusaha yang kebingungan bagaimana cara memulai pemasaran usahanya dengan sistim online. Untuk merekrut karyawan baru dia belum siap. Sementara dia tidak yakin dengan karyawannya yang sudah ada, apakah sanggup menjalankan bisnis online. Tapi setelah dicoba ternyata karyawannya yang hanya tamat SMP dan SMA bisa menjalankan bisnis online bahkan lebih hebat dari dia sendiri.

Selama ini dia menganggap remeh karyawannya yang ada. Padahal bisa jadi orang yang kita anggap bodoh itu lebih baik dari kita. Oleh karena itu jangan pernah meremehkan orang lain walaupun pendidikannya di bawah kita.

Ketiga, beban bisnis lebih mudah ditanggung bersama.
Ketika dipikul sendirian, usaha bisa mandek karena masalah tidak kunjung terpecahkan. Tapi kalau ada tim, beban bisa dibagi sehingga tidak menumpuk pada satu orang. Satu batang lidi tidak akan bisa menyapu sampah di halaman tapi seikat lidi bisa membersihkan halaman yang luas. Apalagi manusia, tentu lebih banyak lagi masalah yang bisa terselesaikan.

Keempat, responsif terhadap masalah.
Setiap ada permasalahan akan lebih cepat diketahui dan dicarikan jalan keluarnya. Terkadang kalau sendirian kita tidak melihat ada masalah. Tapi kalau bersama-sama, bisa jadi orang lain melihat apa yang tidak kita lihat. Karena penglihatan kita sangat terbatas.

Kelima, lebih menyenangkan.
Dengan kebersamaan dalam tim, aktifitas bisnis yang padat akan terasa lebih nikmat. Jelas akan ada ketegangan dan kebahagiaan silih berganti yang bisa dirasakan bersama-sama. Kalau sendiri tentu kita tidak bisa berbagi kesuksesan dan kebahagiaan.

Keenam, bisa meningkatkan level usaha.
Usaha yang dijalankan sendiri biasanya hanya jalan di tempat. Dari tahun ke tahun usahanya begitu-begitu saja tidak ada peningkatan. Tapi kalau ada tim, level usaha bisa ditingkatkan. Semakin banyak tim semakin banyak pula yang bisa dilakukan.

Lalu bagaimana caranya membangun tim yang tangguh?

Pertama, membuat manajemen waktu.
Mengelola penggunaan waktu setiap hari dengan menetapkan tugas yang akan dilakukan. Kemudian masing-masing komitmen dengan agenda yang sudah ditetapkan. Dengan adanya manajemen waktu tidak akan ada orang yang santai. Masing-masing sudah tahu apa kerjaannya dari waktu ke waktu.

Kedua, membuat skala prioritas.
Dari awal harus ditentukan apa prioritas perusahaan. Sampaikan kepada semua tim dan fokus dengan prioritas yang sudah ditetapkan. Kalau prioritas bulan ini adalah peningkatan penjualan maka semua tim fokus mencapai target penjualan.

Ketiga, rekrut orang terbaik untuk menjadi anggota tim.
Merekrut orang yang tepat adalah setengah dari pekerjaan. Tapi kalau kita salah memilih orang justru akan membuat pekerjaan tidak selesai. Bahkan bisa mengganggu tim yang lain. Oleh karena itu pada waktu merekrut karyawan jangan hanya kagum dengan ijazah atau cv-nya tapi yakinkan dia mampu bekerja dan mau belajar.

Keempat, memiliki visi yang sama.
Tetapkan visi yang akan diraih dari awal dan sampaikan kepada semua tim. Yakinkan semua tim memiliki visi yang sama dengan owner. Kalau visinya berbeda, sulit untuk meraih target usaha.

Kelima, menempatkan orang sesuai dengan bidang keahliannya.
Pada tahap awal mungkin akan ada penyesuaian. Tapi seiring perjalan waktu akan terlihat apakah seseorang cocok dengan pekerjaannya yang sekarang atau tidak. Anda bisa mengganti posisinya sesuai dengan minatnya.

Keenam, menjadi panutan dan teladan dalam bekerja.
Setiap bisnis ditentukan oleh pemimpinnya. Pemimpin yang baik akan membuat usahanya baik dan berkembang. Begitu sebaliknya, pemimpin yang tidak mau maju maka usahanya juga tidak akan berkembang.

Ketujuh, membuat job desk yang jelas.
Dengan adanya job desk dan pembagian tugas, pekerjaan akan lebih mudah dijalankan. Setiap orang akan tahu tugas dan bidang pekerjaannya. Sehingga tidak saling bertabrakan satu sama lain. Semua sudah berada di rel masing-masing dan bekerja sesuai tugasnya.

Kedelapan, delegasi yang efektif.
Dengan adanya tim maka pendelegasian tugas harus berjalan efektif. Langkah-langkah delegasi yang efektif adalah :
1.       Menetapkan apa yang akan dikerjakan.
2.       Yakinkan tim tahu apa yang akan dikerjakan.
3.       Berikan pemahaman mengapa harus dikerjakan sesuai dengan standar.
4.       Pastikan tim tahu bagaimana proses pengerjaannya.
5.       Menetapkan batas waktu pengerjaan.
6.       Menyepakati konsekuensi bila tidak dikerjakan sesuai SOP.
(Referensi : www.rajatokoonline.com)

No comments:

Post a Comment